Feeds:
Posts
Comments

Archive for February 19th, 2011

Terjadilah pada sebuah siang menjelang sore, seorang teman saya yang empunya sebuah Wedding Organiser juga (termasuk MC dan singer juga) menelpon saya dan ingin berbicara langsung. Sesuatu yang serius telah terjadi rupanya. Nada bicaranya sedikit lebih memohon daripada meminta saya untuk membuatkan gown untuk Ibunda dari the groom dengan tenggang waktu kurang dari 3 minggu sebelum hari H.

Usut punya usut ternyata si Ibu ini sudah membuat baju di seorang designer kenamaan papan atas, tapi katanya pas udah jadi gown yang sedianya akan dikenakan di hari H totally out from her mind, jahitannya nggak rapih, finishingnya nggak oke, semua penuh celaan. Akhirnya si WO kelabakan dan jadilah saya ditugaskan untuk menunaikannya.

Agak deg-degan juga untuk pertama kali bertemu si Ibu ini. Untungnya cukup kooperatif, jadi baju yang biasanya dijahit dan dibuat dalam waktu 2 bulanan bisa selesai dalam waktu kurang dari 3 minggu. Dari 3 ide sketsa yang saya tawarkan, si Ibu ini sreg banget dengan kebaya. Bahkan beliau langsung diminta buat 2 lagi, satu untuk gereja, satu untuk resepsi. Pesennya cuman satu “Saya nggak mau keliatan norak”. Beliau ini juga sangat picky dalam menentukan warna, “Takut nggak pas deh sama warna kulit saya, lha wong kulit saya gosong begini, item, mana cocok pake merah?”. Belum lagi tambahannya “Jangan mirip warna dekor ya”, seraya mengambilkan contoh undangan anaknya (yang sebenernya beliau juga nggak sreg. Ah, baiklah, akhirnya dengan pertimbangan sang suami (yang juga dengan sabar membantu menentukan pilihan istrinya) diputuskanlah daleman warna merah maroon, dengan paduan kebaya hitam dan merah. Merah untuk di gereja (nggak ada di foto) dan hitam untuk resepsi.

Kebaya hitam untuk resepsi sengaja dipilihkan Princess Collar karena si Ibu mau keliatan WOW tanpa berlebihan. Bahkan sang suami pun udah menentukan hand bag nya juga. Kebaya merah untuk acara pemberkatan di gereja dibuat lebih anggun dengan aksen pita di depan dan di lengan. Kedua kebaya itu bertabur Crystal Swarovski dan dihiasi dengan French Lace sesuai request beliau.

Baiklah apapun deh yang penting client senang dan puas. Keesokan hari setelah hari H temen saya si WO langsung menghubungi saya dan menyampaikan bahwa si Ibu beneran happy dan puas dengan dua kebaya itu. Ahhh cerita ini udah agak lama, siapa menyusul ya?

Read Full Post »