Feeds:
Posts
Comments

Archive for February 14th, 2011

Breakfast atau makan pagi adalah menu yang paling diandalkan apapun alasannya. Bahkan disebutkan bahwa makan pagi ini adalah rutinitas yang harusnya tidak dilupakan sebagaimanapun sibuknya anda. Pagi itu harus makan. Saya setuju walaupun saya sadar nanti jam 10an juga pasti akan laper lagi.

Budaya kita terbiasa untuk memanjakan diri dengan asupan karbohidrat yang utama ketika makan pagi. Sebut saja nasi goreng, lontong sayur, mie ayam, kupat tahu dan sebagainya, dimana yang diutamakan adalah sang karbohidrat. Padahal kalau kebanyakan si karbohidrat ini pasti bikin ngantuk.

Di hotel-hotel berbintang, menu breakfast biasanya disajikan buffet dengan concept all-you-can-eat (Atau tepatnya eat all you can). Sesuai pengamatan pribadi saya, orang kita itu maunya semua diambil, nggak tanggung-tanggung, 2 piring sekaligus. Nasi goreng yang menggunung, selusin sosis, telur dadar, belum termasuk yang ambil bubur ayam, roti tawar, dan segala macemnya. Hasilnya? Nggak abis. Pernah juga suatu ketika saya bersebelahan dengan sebuah keluarga. Si ibu seperti biasa mengambil semuanya yang dia bisa ambil (beberapa piring sekaligus) like there’s no tomorrow. Pemandangan berikutnya si anak dan si suami (termasuk si Ibu sendiri) kewalahan menghabiskannya. Porsi yang serba menggunung itu pun akhirnya dibiarkan saja, bahkan ada yang tak tersentuh sama sekali. Kenapa ya kayanya nggak bisa ambil sedikit dulu, toh kalau mau juga masih bisa nambah, daripada membuang2 makanan. Nggak mau rugi kah karena udah bayar? Atau mau pamer kalau ternyata si ibu masih bisa loh makan banyak?

Saya pribadi kayanya berkiblat ke Continental breakfast. Cuman perlu beberapa roti/pastries/danish plus segelas kopi, then I will be fine for the rest of the day. Nggak perlu yang fancy kaya sausage, nasi goreng, bubur ayam atau sejenisnya. Anyway, apapun breakfastnya, jangan pernah untuk skip the first meal of the day ini. Happy breakfast semuanya! Kalau tulisan saya ini belum sanggup menggugah anda untuk makan pagi, coba dilihat saja foto2 berikut ini ya, semoga bisa membuat anda lapar terus langsung makan (dengan catatan: there is still tomorrow).

Read Full Post »

:: f l i p f l o p ::

 

 

 

 

 

 

Ini adalah barang pertama yang saya beli ketika pertama berkenalan dengan MUJI. Seingat saya dulu belum ada di Jakarta, jadi ini hasil berburu di Singapura. Si sendal jepit ini cuman ada beberapa warna: hitam, abu-abu dan pink. Diputuskan aja deh yang hitam biar gampang kalau dibawa kemana-mana. Tadinya cuman mau dipakai pas jalan kemana gitu yang nggak perlu dress up, tapi nyatanya sendal ini dengan sukses menemani saya kemana-mana, dari Bandung sampai Surabaya, dari Kuala Lumpur sampai Hong Kong, dari Grand Indonesia sampai Pacific Place dan masih surviving. Kayanya udah waktunya untuk beli yang baru. O iya, ada alesan mumpung Valentine’s Day, nggak ada salahnya kan menghadiahi diri sendiri dengan sepasang sendal jepit MUJI. Saya nggak akan ganti warna tentunya tetap setia sama yang hitam.

Read Full Post »