Feeds:
Posts
Comments

Archive for February 8th, 2011

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Letak si high sugar ini memang agak nyempil di bilangan Kemang – Jakarta, bahkan saya kudu kesasar dulu sebelum akhirnya sampai di sebuah ruko yang nggak terlalu besar, tapi lumayan cukup comfy dan homey. Atas dasar rekomendasi dari seorang teman maka sampailah saya disini. Siang itu pun cuman saya doang customernya dan kayanya si empunya juga lagi mengerjakan sesuatu di ujung ruangan ini. Yang punya pun langsung merekomendasikan berbagai cake yang menurutnya ‘signature cake’ disana. Saya pasrah deh, kayanya pengen pesen semuanya, one each please.

Decornya minimalis, dikombinasi warna-warna pastel pink dan biru muda. Nggak tau kenapa kalo nggak salah saya liat ada icon twitter di dinding yang ditulis tangan semua menunya. Setelah bingung menimbang, akhirnya saya putuskan blueberry cheesecake yang menggoda di etalase plus sticky date and toffee pudding (yang ternyata nggak dipajang) jadi yaaa untung-untungan deh pikir saya. Sebenernya agak bimbang, ternyata disini juga ada hot dishes juga, kaya soup, sandwich dan lain sebagainya, tapi apa daya, saya baru saja makan siang.

Anyway, blueberry cheesecake nya keluar duluan dan ternyata memang enakkkk. Meskipun cuman secuil, tapi porsi nya nggak bikin eneg, just nice buat saya sendiri (and it’s definitely better than that one). Ini saya bungkus bawa pulang juga lho buat orang di rumah. Berikutnya si sticky date toffee pudding. Dulu pas di London ini menjadi favorit saya, nggak peduli darimana asalnya, yang penting enak. Kalau di SugarHigh ini, si pudding disajikan 2 slices, disiram dengan sejenis vla vanilla. Ini juaranya deh sore itu, dengan suksesnya menghancurkan diet saya, dan dengan suksesnya pula membuat saya tersenyum lebar. Favorit saya adalah caramel di pinggir-pinggir pudding yang memang agak gosong dan hangat, disitu deh seninya. Dua slices pengen nambah deh rasanya, kalau saya nggak inget si trainer saya itu, kalau saya nggak inget si timbangan digital itu. Ah tapi peduli amat ya, life’s little pleasure judulnya (guilty pleasure to be exact!!). Jadi kalau anda punya gigi (dan senyum) yang manis seperti saya, jangan lupa mampir kesini ya.

Read Full Post »

Read Full Post »

 

 

 

 

 

 

 

Kue yang satu ini cuman ada setahun sekali, tepatnya pada perayaan Chinese New Year atau Imlek. Bentuknya bulat berwarna coklat terasa manis dan kenyal. Kalau anda kebetulan masih punya stock kue ini di rumah dan seperti saya yang agak bosan dengan gaya lama yaitu digoreng, coba deh resep berikut ini, warisan dari my dearest grandma.

Pertama, potong kue ranjang berbentuk dadu atau sesuai selera. Kemudian masak santan yang agak kental sembari menyiapkan beberapa helai daun pisang untuk membungkusnya dan beberapa potong daun pandan biar wangi. Terus bungkusin itu beberapa potong kue ranjang, kasih beberapa sendok santan kental, jangan lupa dikasih sehelai daun pandan sampe semuanya abis. Setelah itu tinggal dikukus sampai matang dan wangi. Selamat mencoba!!

Nope: kalau ternyata kebanyakan dan nggak abis, simpen aja di kulkas, terus pas mau makan baru dikukus lagi. Setelah beberapa hari rasanya akan semakin gurih dan legit. Tapi jangan salahin saya ya kalau anda jadi ketagihan.

Read Full Post »