Feeds:
Posts
Comments

Archive for February 1st, 2011

Pas banget kan tanggal muda begini biasanya abis gajian lalu kita melakukan ritual belanja bulanan. Saya sih nggak termasuk ya, karena mungkin lebih asik beli barang kalau lagi emang bener2 perlu; tapi kalau cuman beli snacks, cemal-cemil, minuman atau apa gitu buat persediaan di rumah, nggak ada salahnya belanja pas emang lagi kepengen atau ngidam. Eh tapi engga juga, seorang temen saya nggak lagi hamil pun buktinya ngidam, untung bukan saya yang bertanggung jawab.

Anyway, bisa dicoba beberapa tips dari saya (nggak tau kenapa seneng banget ke supermarket). Kunjungan pertama saya kalau ke luar negeri pasti ke supermarketnya and make myself lost. Jadi kalau anda seperti saya, sukanya ke supermarket, coba deh baca yang berikut ini:

  1. Jangan masuk ke supermarket ketika anda lapar, apalagi kalau dalam keadaan lapar akut. Anda akan melihat semuanya seperti menggiurkan dan imbasnya tanpa sadar anda diburu nafsu untuk memenuhi keranjang belanjaan anda dengan makanan (yang sebenernya anda nggak gitu suka) tapi karena laper, jadi deh dibeli.
  2. Biasanya barang-barang yang dipajang di eye-level itu harganya akan lebih mahal daripada yang di atasnya atau di rak bagian bawah (ini sudah saya buktikan sendiri lho). Jadi teliti sebelum membeli.
  3. Nah barang-barang yang diletakkan terpisah dari yang di rak, terus dipakein embel-embel ‘SPECIAL OFFER’ biasanya sih harganya tetep aja sama ketika di rak, cuman ya buat memancing pembeli, jadi dikasih label itu.
  4. Kalaupun harganya lebih murah, coba anda teliti dulu expiry date nya, karena biasa nya yang ‘Buy 1 get 1’ itu udah expiring, jadi harus cepet-cepet diconsume dalam beberapa hari ke depan.
  5. Kalau anda memang lagi ngiler buat mencicipi anggur yang harganya sekian puluh ribu sekilo, beli aja beberapa gram, NEVER NYOMOT on the spot (apalagi kalau udah ditulis ‘strictly no testing’), sama aja anda menunjukkan bahwa anda nggak punya sopan-santun, apalagi kalo nyomotnya setangkai gitu. Duh..
  6. Buat yang lagi berdiet atau in search of healthy food, coba mulai membiasakan diri untuk membaca label. Memang belum memasyarakat di Indonesia, tapi kayanya lumayan penting. Misalnya, NO ADDED SUGAR itu bukan berarti sugar-free, tapi udah manis dan nggak ditambahin gula. Contoh lain, 150CAL per serving yang servingnya 100 gram, kalau 1 bungkus itu 500 gram dan anda makan sendiri, berarti anda baru saja menelan 5x150calĀ  alias 750cal.
  7. Semakin lama anda memegang sebuah barang, maka anda akan ‘more likely‘ untuk membelinya. Percaya atau engga, coba anda buktikan sendiri untuk yang ini.
  8. Anda tau kenapa di deretan (biasanya) sabun atau produk shampoo suka dikasih cermin? Itu karena kita semua lahir dengan kadar narcist yang berbeda-beda. Admit it, kalau ada cermin anda pasti akan berenti dan ngaca kan? Nah itulah gunanya ditaro cermin di deket produk tertentu, supaya anda ngaca, anda berenti, dan anda berlama2 disitu, kembali lagi ke nomer 7.
  9. Pintu masuk dan cashier diletakkan berjauhan, supaya anda bisa (dan mau nggak mau) berkeliling di dalem supermarket itu. Semakin lama anda berkeliling, semakin banyak yang akan anda beli.
  10. Nulis daftar barang belanjaan? It simply does not work for me. Tapi kalau anda berbelanja untuk seisi rumah, ya akan lebih baik kalau ditulis, jadi nggak ada yang lupa (dan pastinya pasti akan tetep ada yang namanya impulsive buying). Produk-produk yang dipajang di deket cashier itu biasanya profit margin nya paling tinggi.

Udah sepuluh wejangan buat hari ini, mumpung awal bulan, coba deh dibaca dulu, dan (kalau anda penasaran) coba dibuktikan dari penjabaran tadi. Selamat berbelanja!!

Read Full Post »