Feeds:
Posts
Comments

Archive for February 26th, 2010

the very precious eye-cream

Nama panjangnya “Immortelle Very Precious Eye Serum”. Sejujurnya, saya bukan fans berat French brand yang satu ini, kalo LV itu lain lagi ya hehe. L’Occitane, lumayan menggebrak pangsa pasar Asia back in the late 90s harusnya. Pertama kali perjumpaan dengannya ialah ketika saya masih berkuliah di Malaysia, jadi sekitar tahun 2002. Jatuh cinta pada pandangan pertama, dengan logo yang serba kuning, lalu brand yang agak susah dipronounce (coba ikuti saya: lo-see-tong) kurang lebih begitu deh cara mengucapkan brand ini, tanpa harus monyong-monyongkan bibir gimanaa gitu; akhirnya saya klepek2 dibuatnya.

Saya perkenalkan eye cream yang ini, di websitenya pun ditulis one of the best sellers, jadi lumayan lah sebagai referensi awal kalau belum pernah mencobanya. Immortelle itu sendiri yang notabene bahan dasar range product ini dikenal sebagai bunga abadi, yang walaupun dipetik, kelopak dan seluruhnya tidak akan pernah layu. Essential oils yang tergantung di dalamnya, mampu meng-stimulate kulit untuk memproduksi collagen, mencerahkan kulit anda, serta semuanya deh. Meskipun tag nya adalah anti-ageing, tapi saya selalu berprinsip antisipasi lebih baik daripada pengobatan, bisa kalang kabut deh kalo udah terlanjur kan, jadi sejak dini lebih baik. By the end of the day, regardless you are male or female, skin is still skin; therefore it needs to be taken care of. Jadi skincare itu lebih seperti investment jangka panjang. Anda pasti juga terbuai kan kalau teman anda bilang anda awet muda (jujur apa bohong hanya untuk menyenangkan anda atau basa-basi itu masalah lain ya hehehe).

Setelah saya pelajari lebih lanjut, daerah mata merupakan daerah kulit yang paling sensitive, paling tipis, paling delicate, dan bahayanya paling gampang dilihat orang. Berkerut apa engga, penuaan dini apa engga, kurang tidur (Siapa tau), abis mabuk2an, perokok dan sebagainya, padahal hanya berawal dari mata (jatuh cinta juga termasuk loh hahaha) Mata itu kan jendela hati kata orang, tapi ini bukan matanya ya, melainkan kulit di sekitar mata.

Jadi ini loh, produk andalan L’occitane, teksturnya lembut, baunya agak2 milky gimana gitu, creme nya pun tidak terlalu padat, dijual dalam kemasan yang menurut saya biasa banget, per 15ml, tapi percaya deh, gak abis-abis walaupun tiap malam digunakan. Setelah kurang lebih 3 minggu dioleskan di sekitar mata, anda buktikan sendiri hasilnya. Bukan mau jualan ya, tapi saya hanya membantu memberi solusi, siapa tau anda punya masalah dengan kerut2 dini di sekitar mata, lingkaran hitam karena kurang tidur gara-gara mainan blackberry terus, atau pokoknya kulit sekitar mata dalam kondisi yang engga sehat deh. L’Occitane pun dengan bangga menuliskan “Your skin is reborn, L’Occitane, a true story”. True atau tidak, anda bisa buktikan sendiri.

For more information, please visit L’Occitane; bisa diperoleh di department store terkemuka dengan merelakan sekitar 500rb rupiah dari tabungan anda bulan ini, jangan lupa ya ini investment anda loh..

Read Full Post »

:: Featuring FJ ::

Sosok wanita muda yang satu ini memang agak nyentrik dibandingkan dengan wanita muda seusianya. Kenapa? karena gayanya itu loh, gimanaaaa gitu. Having known her for sometimes, tiap saat gayanya pasti berubah, mungkin karena umurnya yang masih mencari jati diri ya hehe. Anyway, she is so determined  in whatever she is doing. “Gue itu Simple, Smart and Sexy” begitu katanya suatu ketika, kalau anda mau membuktikan sendiri ya monggo.. Menyikapi affair dirinya dengan fashion world (sesuatu yang baru untuknya), dia merumuskan bahwa ‘jeans’ + ‘genious’ = to JEANIOUS.. geek style itu dia banget!!.. Mungkin gaya andalannya inilah yang bikin pria-pria di sekelilingnya termehek-mehek hahaha.. Panggil saja dirinya FJ, seperti bagaimana saya memanggilnya meskipun nama aslinya cukup panjang hehehe.

Gue awalnya iseng-iseng aja, lama-lama keterusan deh, akhirnya gue seriusin aja” ketika kita menyoal sejarahnya si FJ ini mendirikan online shop. Ever since, status di FB atau twitternya pun gak jauh2 dari promosi barang atau yaaa suka-duka buka toko online deh. “Ternyata fashion dicampur business itu oke bangettt” begitu lanjutnya.. Saya juga tidak bertanya lebih lanjut, lebih ok duitnya atau lebih ok karena she has a big passion in it haha. Yahhh yang penting dia bahagia..Oppss.. ini masalah online shop ya bukan masalah cinta..

Saya pun tergoda untuk bertanya, dengan menjamurnya online shop di situs sosial sekarang ini-kaya jamur di musim ujan, gimana caranya dia bisa survive terus punya USP atau diuraikan menjadi Unique Selling Proposition: sesuatu yang menjual, membedakan jati diri dari yang lain, FJ pun dengan gaya seriusnya menjawab, ‘Kalo online shop laen tuh mengikuti trend yang ada, sedangkan gue yang membuat trend itu sendiri‘. Oke deh Non.. kenapa sih gak bilang you are the trendsetter hahaha. ‘Kadang juga gue gak bisa terlalu membedakan mana barang yang harus dijual di toko gue, dan mana yang harusnya gue pake, karena itulah style gue‘. Kalau sampai detik ini anda tertarik silahkan dilihat2 barang2 seperti apa yang ada di tokonya si FJ ini disini, dan kurang lebih seperti itulah dia. Ini bukan promosi ya, tapi siapa tau anda penasaran untuk mengenal lebih jauh, ya online shopnya, ya si empunya toko hehehe.

Layaknya reporter majalah fashion ibukota ternama, saya pun memberanikan diri bertanya kepada si FJ, uhmm.. apa sih fashionable menurut dirinya, lalu si FJ nyerocos panjang lebar,’Bagi gue fashionable itu harus, tapi engga wajib. Karena being a fashionable person itu gak selalu harus update fashion dengan memakai the latest trend atau branded stuffs. Tapi kita harus punya ciri khas sendiri.‘ Cara jawabnya pun seperti fashion editor majalah luar ya haha. Nggak salah pilih deh saya featuring si FJ di blog ini. Saya setuju sih, harus punya ciri khas sendiri, gak selalu ikut trend, dare to be different, melawan arus.. begitulah kira2.. asal bukan arus banjir ya.

Gue pernah loh pake kacamata yang gak ada kacanya, it was a success.” Success apa? ternyata success bikin orang memperhatikan dirinya suatu ketika di sebuah mall besar. Pada akhirnya, wanita muda yang gak bisa keluar rumah tanpa Blackberry, iPod and Macbook ini berobsesi untuk meneruskan kuliahnya di bidang fashion marketing. Good luck ya FJ!!

Finally, dia sempet bilang, her fashion quote, “Kalo elu gak match sama style yang ada, then it’s your time to invent your own style, and let others be the followers.” Simple, padat dan jelas. Di usianya yang masih terbilang muda belia seger buger, she knows what she wants and she is going to her destination. Thumbs up (buat dirinya tentu, buat saya juga boleh). One more thing, have I told you that the whole conversation with FJ happened in the chat in BBM?

Read Full Post »